Tangan kudus-Nya menadah yang jatuh itu
Bening suci menetes dari lubuk hatiku
Aku tahu Dia memeluk luka-lukaku
Dan Dia telah selalu menangis bersamaku
Siapakah diri ini ?
Bagai pembawa kekecewaan di hati
Aku menjadi begitu sedih tak terperi
Ingin rasanya pergi berlari
Namun kaki melangkah maju jua
Beranikan diri mendekati-Nya
Karena Dia tahu segala-galanya
Aku telah berjuang bersama-Nya
Kau dalam kepedihanmu
Sering salah mengerti tentangku
Engkau seperti tak pernah tahu
Hati tulusku yang selalu menemanimu
Maka Kau nyatakan dalam kehadiran-Mu
Sungguh ajaib yang terjadi di depan mataku
Aku tertegun dan hatiku mengharu biru
Engkau sungguh mengasihiku, Tuhanku !